RSS

Category Archives: neo murjiah

KEKAFIRAN NEGARA SAUDI SERI 06

JALAN KELUAR DARI FITNAH INI (HIJRAH DAN JIHAD)

Jadi, bagaimana sikap yang harus diperlihatkan terhadap negara yang busuk ini dan negara-negara murtad lainnya, baik negara-negara kawasan timur atau barat…??

Allah subhaanahu wa ta’aala berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang hijrah, dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha   Penyayang“.   (Al  Baqarah: 218).

Sesungguhnya itu: (adalah hijrah dan jihad…).

“Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya dien itu semata-mata untuk Allah”. (Al Anfaal: 39) Read the rest of this entry »

Advertisements
 

KEKAFIRAN NEGARA SAUDI SERI 05

KE TIGA

SAUDI DAN PERSAUDARAAN THAGHUT-THAGHUT ARAB

Seperti yang telah kita lalui tentang sikap Saudi terhadap thaghut-thaghut kawasan teluk, kita juga perlu menyempurnakan bahasan ini dengan menjelaskan sekilas tentang hubungannya bersama thaghut-thaghut arab lainnya yang kafir.

1. Saudi Dengan Liga Arab.

Liga Arab didirikan pada tanggal 8 Rabii’ Ats Tsaanii tahun 1364 H yang bertepatan dengan tanggal 22 Maret 1945 M.

Termasuk yang ma’lum bahwa Saudi adalah anggota perintis di Liga Arab ini, yaitu bahwa ia adalah tergolong dalam negara-negara pertama  yang bergabung dengannya,   bahkan  ia  telah  berandil  besar  dalam mendirikan lembaga paganisme yang besar ini.

Sebagaimana Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki piagam yang kafir, maka begitu juga Liga Arab memiliki piagam yang kafir, dan itu tidaklah aneh, bukankah thaghut-thaghut arab itu pengekor terhadap mereka (thaghut-thaghut dunia), mereka berjalan di belakang tuan-tuannya, mengikutinya, dan berupaya untuk menyerupai mereka sepas mungkin.

Ayat (40) piagam Liga Arab ini menegaskan bahwa proyek piagam ini berlaku bagi setiap negara mulai dari tanggal munculnya surat pengesahan dari Sekretariat Jendral Liga Arab.

Jadi setiap negara Liga Arab harus memegang teguh piagam ini, maka apa gerangan dengan negara-negara perintis seperti Saudi…?

Oleh sebab itu mereka selalu mendengung-dengungkan dan selalu menyatakan dukungan terhadap piagam ini[1], dan begitu juga mereka berhukum dan merujuk saat terjadi pertikaian – tingkat negara-negara arab – kepadanya, persis seperti keadaan mereka dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa di tingkat internasional, dan dengan Majlis Ta’aawunnya di tingkat kawasan teluk. Read the rest of this entry »

 

KEKAFIRAN NEGARA SAUDI SERI 07 (TERAKHIR)

SAUDI ADALAH KUBURAN PARA ULAMA DAN PENJARA PARA DU’AAT

Banyak para penulis dan para politisi saat mereka berbicara tentang negara yang busuk ini, pilar-pilarnya, pondasi-pondasinya, serta elemen yang mana ia berdiri di atasnya, mereka menyebutkan beberapa hal yang pokok. Dan di antara hal yang paling penting dan paling terdepan adalah (sekelompok ulama dan para masyayikh yang dijadikan oleh negara ini sebagai tirai, benteng, dan elemen dari elemen-elemen kekuatan di dalamnya).

Ya…demi Allah mereka itu benar dan jujur dalam hal ini, sesungguhnya tirai ulama yang diletakkan oleh pemerintah ini atau memang mereka (ulama) itu mempersiapkan diri mereka dengan keinginannya sendiri untuk itu, sungguh mempersembahkan bagi negara ini pelayan yang sangat besar dan upaya sangat dasyat dalam mengokohkan tiang-tiangnya, bahkan sesungguhnya realita itu dalam hal ini memerankan peranan yang lebih besar demi Allah daripada peranan angkatan bersenjata, pasukan garda nasional, atau pasukan pengaman raja, pangkalan-pangkalan militer Amerika, pesawat-pesawat tempur AWACS, kesepakatan-kesepakatan kerjasama pertahanan dan perjanjian-perjanjian keamanan.

Ia (bercokolnya para masyayikh) adalah alat untuk membius, menidurkan, mentalbiis, dan menipu rakyat. Ia memberikan celupan syar’iy terhadap setiap apa yang dilaksanakan dan dilakukan oleh pemerintah ini, selama para ulama itu tetap berada di pangkuan-pangkuannya. Orang-orang merasa percaya terhadap mereka, melihat mereka (sebagai contoh), dan mengekor kepadanya. Sering sekali kami mendengar orang-orang mengatakan dalam banyak  masalah,”Bila memang ucapan kalian ini benar  dan bila pemerintah ini seperti itu dan bila hal ini benar… tapi kenapa Ibnu Baaz, Ibnu ‘Utsaimin dan ulama lainnya      ?? Read the rest of this entry »

 

KEKAFIRAN NEGARA SAUDI SERI 04

6. Saudi Dengan Dua Perjanjian Internasional Untuk HAM.

1.  Perjanjian Internasional yang khusus tentang hak-hak manusia yang bersifat madaniyyah dan siyaasiyyah.

2.  Dan Perjanjian Internasional yang khusus tentang hak-hak manusia yang bersifat ekonomi, sosial, dan budaya.

Dua perjanjian ini keduanya tergolong aturan-aturan atau undang-undang PBB yang keduanya telah dirampungkan dan diputuskan oleh Majelis Umum PBB tanggal 16/12/1966 sesuai ketetapan no: /2200/A (D-21).

Sangat berfaidah sekali wahai saudara muwahhid engkau mengetahui bahwa kerajaan yang busuk ini telah berada di jajaran terdepan orang-orang yang mendukung dan menyuarakan dua perjanjian internasional ini, dan bahkan dengan sangat semangat sekali.

Ya, memang dukungannya terhadap dua perjanjian ini adalah dengan sangat semangat, untuk membuktikan di hadapan dunia seluruhnya dan di hadapan PBB bahwa kerajaan ini tidak bersebrangan dengan politik-politiknya, serta tidak menentang piagam dan undang-undangnya, dan itu terjadi dikarenakan delegasinya sebelum itu sekitar 20 tahun yang lalu, dan pastinya tahun 1948 telah menjerumuskannya dalam hal yang sulit dan enggan menyuarakan bersama pengumuman dunia tentang hak-hak manusia (keputusan no: 217&Prime3&Prime) yang telah diakui oleh Majelis Umum PBB dengan kesepakatan yang hampir seluruhnya.[1] 48 negara menyuarakan setuju, tidak ada satupun negara yang menentang, tiga negara tidak hadir yang di antaranya Yaman, serta delapan negara abstain, yaitu enam negara-negara komunis serta dua lagi Saudi dan Afrika Selatan. Read the rest of this entry »

 

KEKAFIRAN NEGARA SAUDI SERI 03

(SYAQRAH,   BERGABUNGLAH  BERSAMA KUDA!!!)

KEDUA: SAUDI  BERSAMA THAGHUT UNDANG-UNDANG LUAR NEGERI

Telah kami jelaskan kepada engkau wahai saudara muwahhid contoh-contoh dari undang-undang buatan dalam negeri di Saudi. Maka sekarang bagaimana contoh-contoh tentang undang-undang buatan dan thaghut-thaghut luar negeri di kawasan teluk, regional negara-negara arab, dan internasional?? Serta bagaimana sikap negara tauhid!!darinya…???

Sesungguhnya negara ini yang telah merusak agama manusia, ia menampakkan dirinya seolah-olah sebagai pelindung tauhid dan penyeru kepadanya, kita ingin mengetahui tauhid macam apa yang ia lindungi dan ia sebarkan pada masa sekarang??.

Apakah itu tauhid (penyatuan) barisan-barisan thaghut, mengikat hubungan persaudaraan, kasih sayang dan saling membela di antara mereka? Atau tauhid macam apa ini…?

Sesungguhnya tauhidullah yang haq adalah berdiri di atas kufur kepada semua thaghut, serta baraa’ah dari orang-orangnya. Bukan hanya thaghut-thaghut berupa batu, dan pohon yang selalu dikaji oleh para syaikh pemerintah Saudi/ akan tetapi semua thaghut, yang di antaranya adalah thaghut-thaghut hukum dengan selain apa yang Allah turunkan, thaghut undang-undang, dan bukan hanya yang bersifat lokal (dalam negeri), akan tetapi (thaghut-thaghut) kawasan teluk, regional arab, dan internasional. Read the rest of this entry »

 

KEKAFIRAN NEGARA SAUDI SERI 02

SAUDI

ANTARA PERMAINAN MAHKAMAH-MAHKAMAH SYAR’IYYAH DAN

LEMBAGA-LEMBAGA HUKUM WADL’IYYAH

Bila saja sekedar adanya mahkamah-mahkamah syar’iyyah itu sudah cukup untuk menghukumi negara tersebut sebagai negara Islam padahal di samping itu ada mahkamah-mahkamah madaniyyah (Pengadilan Sipil) lainnya yang berhukum dengan qawaaniin wadl’iyyah, serta di samping negara dan pemerintah itu berhukum – sebagaimana yang akan datang penjelasannya – kepada thaghut-thaghut teluk Arab dan thaghut-thaghut Internasional lainnya serta loyalitasnya terhadap orang-orangnya dan mendukungnya, bila saja semua ini tidak mempengaruhi menurut banyak orang-orang jahil terhadap keislaman negara dan pemerintah ini serta tidak mengotorinya, maka sesungguhnya hukum yang timpang ini tidak terbatas terhadap Saudi saja, akan tetapi yang hak adalah hukum itu harus diberlakukan juga terhadap banyak negara-negara thaghut lainnya yang telah dikafirkan oleh syaikh-syaikh (pemerintah) Saudi, karena di negara-negara itu ada juga mahkamah-mahkamah syar’iyyah serta di sana juga ada penegakkan terhadap sebagian sisi-sisi dan huduud Islam.

Maka apakah ini adalah Islam yang diinginkan Allah subhaanahu wa ta’aala, dan apakah ini adalah tauhid yang dengannya Allah mengutus seluruh rasul-Nya, serta apakah ini adalah dien yang telah Allah firmankan tentangnya:

“Barangsiapa mencari agama  selain  agama  Islam, maka sekali-kali tidaklah akan  diterima  agama   itu daripadanya, dan dia di akhirat termasuk   orang-orang   yang   rugi. Ali Imran:85.

Atau ini adalah pengkotoran terhadap Islam, pencorengan terhadapnya, dan hinaan terhadapnya. Di Saudi pada masa sekarang ada mahkamah-mahkamah syar’iyyah yang dengannya mereka menipu orang-orang buta dan orang-orang tuli, serta di sana ada juga mahkamah madaniyyah yang dengannya mereka menjalankan politik-politiknya, keadaan-keadaannya, dan urusan-urusannya yang bertentangan dengan syari’at Islam, akan tetapi seperti biasanya dan agar sejalan dengan siasat talbiis, mereka menutupinya dengan pakaian-pakaian dan nama-nama yang beragam yang tidak membuat mereka berbenturan dengan masyarakat dan tidak menggerahkan para masyayikh mereka yang merupakan tiang-tiang kekuasaan mereka terbesar, sama persis seperti apa yang mereka lakukan terhadap qawaaniin wadl’iyyah, di mana mereka menamakannya (andzimah), (maraasiim), dan yang lainnya, mereka berusaha sekuat mungkin menjauhi nama-nama (qanuun) dan (qawaaniin), maka begitu juga keadaannya pada masalah ini. Read the rest of this entry »

 

KEKAFIRAN NEGARA SAUDI SERI 01

MEMBONGKAR KEKAFIRAN NEGARA SAUDI

الكواشف الجلية في كفر الدولة السعودية

PENULIS

SYAIKH ABU MUHAMMAD ‘ASHIM AL MAQDISIY

ALIH BAHASA

ABU SULAIMAN

HAK PENERBITAN BUKU INI BEBAS BAGI SIAPA SAJA DAN DIPERBOLEHKAN BAGI SETIAP ORANG UNTUK MENCETAKNYA, MENTERJEMAHKANNYA SERTA MENYEBARKANNYA DALAM RANGKA MEMBUAT GERAM MUSUH-MUSUH ALLAH. DAN BEBAS JUGA UNTUK MEMBISNISKANNYA TANPA IZIN TERLEBIH DAHULU KEPADA PENULIS DENGAN SYARAT TIDAK MELAKUKAN PERUBAHAN SEDIKITPUN TERHADAP ISINYA

CETAKAN KE DUA TAHUN 1421 H

يا ربّ ..

حتّى شددت بنورها برهاني
حتى تقوّي أيدها إيماني
أسطو على ساداتهم بطعاني
ولأفرين أديمهمم بلسان (
[1])
ولهتك ستر جميعكم أبقاني
أعيى أطبتكم غموض مكاني
أنا سمّكم في السرّ والإعلان
أنا غصّة في حلق من عاداني
وأساً عليّ وعضّوا كلّ بنان
حتّى تلقّف إفككم ثعباني
وبه أزلزل كل من لاقاني
من كيد كلّ منافق خوانِ
فئتان للرّحمن عاصيتان
فعل الكلاب بجيفة اللّحمان
(وتساقطوا في فتنة السّلطان)
لا خير في دنيا بلا أديان
فصرفت منهم كلّ من ناواني
فوجدتها قولاً بلا برهان
والله من شبهاتهم نجّاني
وعضضته بنواجذ الأسنان
فهما لقطع حجاجكم سيفانِ
فهما لكسر رؤوسكم حجران
حُمُراً بلا عنن ولا أرسانِ
وكسرتكم كسراً بلا جبرانِ
هتكت ستوركم على البلدان
تركت رؤوسهم بلا آذانِ
ضربت لفرط صداعها الصدغانِ
صاب وفي الأجساد كالسّعدانِ
بمحمّد فزها به الحرمان
مادام يصحب مهجتي جثماني
حتّى تغيّب جثّتي أكفاني
حتّى أبلغ قاصياً أو داني
ولتحرقن كبودكم نيراني
فيسير سير البزل بالرّكبان
بغضاً أقلّ قليلة أضناني
كي لا يرى إنسانكم إنساني
لكن بإسخاطي لكم أرضاني

فوحقّ حكمتك التي آتيتني
لئن اجتبتني من رضاك معونة
فلأنصرنّ الحقّ حتى إنني
ولأفضحنّهم على طول المدى
الله صيّرني عليكم نقمة
أنا في حلوق جميعكم عود الشّجا
أنا همّكم أنا غمّكم أنا سقمكم
أنا تمرة الأحباب حنظلة العدا
موتوا بغيظكم وموتوا حسرة
الله صيرني عصا موسى لكم
بأدلة القرآن أبطل سحركم
هو ملجئي هو مدرئي هو منجائي
قرّاؤكم قد شابهوا فقهاءكم
يتكالبون على (الطّغاة وبابهم)
(قد بايعوا آل السّعود وحكمهم)
(قد آثروا الدّنيا على أديانهم)
ولقد برزت إلى كبار (شيوخهم)
وقلبت أرض حجاجهم ونثرتها
والله أيّدني وثبّت حجّتي
إنّي اعتصمتُ بحبلِ شرعِ محمد
الشرعُ والقرآن أكبر عدّتي
ثقلاً على أبدانكم ورؤوسكم
عمري لقد فتشتكم فوجدتكم
أحضرتكم وحشرتكم وقصدتكم
إني قصدت جميعكم (بكواشفٍ)
هي (للمباحث) درة عمريّة
هي في رؤوس (الظالمين) شقيقة
هي في قلوب (طغاتكم وعبيدهم)
فوحق من ختم الرّسالة والهدى
لأقطّعنّ بمعولي أعراضكم
ولأهجونّكم وأثلب حزبكم
ولأهتكنّ بمنطقي أستاركم
ولأهجونّ صغيرك وكبيركم
ولأكتبنّ إلى البلاد بسبكم
إني لأبغضكم وأبغض حزبكم
لو كنت أعمى المقلتين لسرّني
لم أدّخر عملاً لربّي صالحاً

YA RABBI

Demi kebenaran hikmah-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku

Sehingga dengan cahayanya telah aku kokohkan bukti dalilku

Andaikata Engkau pilih hamba-Mu ini dengan bantaun dari keridlaan-Mu

Maka kokohkanlah sehingga ia menguatkan keimananku

Sungguh akan kubela kebenaran ini sampai aku bisa

Menyerang para pemimpin mereka dengan tusukan-tusukanku

Dan akan kutelanjangi mereka selama umur hidup ini

Dan akan kugilas mereka semua dengan lisanku ini[2]

Allah telah menjadikanku sebagai petaka bagi kalian

Dan Dia telah membiarkanku untuk membongkar kedok kalian semua

Aku di tenggorokan kalian adalah duri yang menghujam

Yang mana kesamaran tempatku telah memusingkan kalian

Aku adalah pembingung kalian, pemusing kalian dan penyakit bagi kalian

Aku adalah racun bagi kalian di di mana saja kalian berada

Aku adalah buah manis bagi kekasih dan buah pahit bagi semua musuh

Aku adalah duri di dalam tenggorokan orang yang memusuhiku

Matilah kalian dengan kegeraman dan matilah kalian dengan penyesalan

Serta kemarahan terhadapku dan gigitlah semua jari kalian

Allah telah jadikanku sebagai tongkat Musa untuk binasakan kalian

Sampai ularku membabat semua kepalsuan kalian

Dengan dalil-dalil Al Qur’an aku gugurkan sihir kalian

Dan dengannya aku goncangkan setiap orang yang aku temui

Al Qur’an adalah sandaranku, perisaiku dan penyelamatku

Dari tipu daya setiap orang munafiq lagi pengkhianat

Para Qurra kalian telah menyerupai para fuqaha kalian

Dua kelompok yang maksiat kepada Yang Maha Penyayang

Mereka berdatangan (kepada para thaghut dan pintu mereka)

Layaknya anjing yang menghampiri daging bangkai yang busuk

(Mereka telah membai’at Alu Su’ud dan pemerintahannya)

(Dan mereka telah berguguran di dalam fitnah penguasa)

(Mereka telah pentingkan dunia mereka daripada agamanya)

Sedangkan tidak ada kebaikan bagi dunia tanpa agama

Aku telah hadir untuk perang tanding melawan kibar (masyayikh mereka)

Maka aku palingkan dari mereka setiap orang yang melawanku

Aku balikkan semua hujjah mereka dan aku cerai beraikan

Maku aku dapatkannya sebagai ucapan yang tidak berdalil

Allah telah menolongku dan mengokohkan hujjahku

Dan Allah telah selamatkanku dari segala syubhat mereka

Aku telah berpegang dengan tali ajaran Muhammad

Dan aku pegang erat dengan sekuat tenagaku

Syari’at dan Al Qur’an adalah bekal terbesarku

Keduanya adalah pedang untuk memotong hujjah kalian

Sebagai beban di atas badan dan kepala kalian

Keduanya adalah batu untuk memecahkan kepala kalian

Demi Allah, aku telah teliti kalian, maka ternyata aku dapatkan kalian ini

Adalah keledai tanpa kedali dan tanpa ikatan

Aku telah hadirirkan kalian, aku kumpulkan kalian dan aku datangi kalian

Serta aku pecahkan kalian dengan pecahan yang tidak bisa ditambal

Sungguh aku maksudkan kalian semua dengan (Kawasyif/pembongkaran)

Yang merobek tirai kalian yang menutupi negeri

Ia (bagi para polisi) adalah sebagai tongkat Umar

Yang meninggalkan kepala mereka tanpa telinga

Ia di atas kepala (orang-orang zalim) adalah Syaqiqah

Yang memukul kening karena keberaniannya yang tinggi

Ia di hati para thaghut dan aparatnya adalah

Tumpahan panas dan ia adalah bagaikan duri bagi badan itu

Demi Allah yang telah menutup kerasulan dan petunjuk

Dengan Muhammad yang mana terperangah dengannya manusia yang sesat

Sungguh akan kuputuskan kehormatan kalian dengan balincongku ini

Selagi nyawa masih menyertai badanku ini

Aku kan hina kalian dan aku kan telanjangi barisan kalian

Sampai kain kafanku menutupi jasadku ini

Akan kurobek tirai-tirai kalian dengan lisanku ini

Hingga aku sampaikan kepada orang yang jauh dan yang dekat

Akan ku hina yunior kalian dan para senior kalian

Dan apiku akan membara membakari hati kalian

Aku kan tuliskan ke semua negeri prihal celaan bagi kalian

Sehingga ia berjalan terus bersama para pengembara

Sungguh aku benci kepada kalian dan benci kepada barisan kalian

Dengan kebancian yang tidak bisa digantikan

Andai aku ini buta kedua mata tentu aku sangat senang

Agar badanku tidak melihat badan kalian

Aku tidak menabung amalan yang shalih untuk Rabb-ku

Selain dengan kebencianku terhadap kalian Dia telah meridlaiku Read the rest of this entry »